Minggu, 28 Juni 2009 | 03:31 WIB
Zaman dulu, piknik sekolah lazimnya dirancang dan diselenggarakan pihak sekolah, biasanya para guru atau pengurus OSIS. Sekarang, semua urusan teknis piknik diserahkan ke biro wisata.
”Semua kami yang mengatur. Mulai dari cari bus, menyediakan makan, mengurus tiket, sampai urusan tetek bengek seperti membayar parkir,” kata Mustika Ningsih (44), staf pemandu dari Lensa Wisata, biro wisata di Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah.
Berapa biaya yang dikeluarkan setiap siswa untuk mengikuti piknik ke Jakarta?
Di SMPN 3 Kebasen, Banyumas, siswa dikenai biaya Rp 325.000. Biaya yang terhitung cukup besar untuk ukuran masyarakat menengah ke bawah tersebut dicicil dalam bentuk tabungan siswa. ”Setiap siswa menabung dua tahun sejak mereka kelas satu agar bisa ikut tur. Sebulan ada yang bayar Rp 5.000, ada yang Rp 1.000,” tutur Sutarno, guru SMPN 3 Kebasen yang mendampingi muridnya melancong di Jakarta, Rabu (23/6).
Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 285.000 dibayarkan ke pihak Lensa Wisata sebagai pengatur tur mereka saat ini. Biaya sebesar itu sudah termasuk biaya sewa bus dan pengemudinya, bahan bakar, makan tiga kali (dua kali nasi kotak dan sekali prasmanan), karcis masuk ke lokasi wisata, biaya tol, parkir, hingga biaya tak terduga, termasuk kalau-kalau dipalak preman. Bandingkan dengan biaya paket wisata ke luar negeri yang ditawarkan biro-biro wisata di Jakarta, rata-rata di atas 1.000 dollar AS per orang.
”Keuntungan kami paling cuma Rp 10.000 per anak. Itu saja masih ada agen yang berani memberi harga lebih murah dari kami,” ujar Mustika.
Paket
Sementara Warko Susanto dari biro wisata Zalfa Tour di Majenang, Jawa Tengah, mengaku pihaknya mengenakan tarif Rp 360.000 per orang untuk paket piknik dua hari satu malam di Jakarta.
”Sebenarnya kami juga menawarkan paket perjalanan ke Yogyakarta dan Bandung, tetapi anak-anak biasanya memilih ke Jakarta karena ingin ke Ancol,” tutur Warko saat mengiringi rombongan SMPN I Wanareja, Cilacap, di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (25/6).
Persaingan antarbiro wisata sangat ketat. Di Banyumas saja, kata Mustika, terdapat sedikitnya 35 biro wisata dengan target pasar anak-anak sekolah dan karyawan instansi pemerintah. Meski begitu, pasarnya masih gemuk. Bulan ini saja, agen tempat Mustika bekerja sudah mengantarkan 10 rombongan piknik ke Jakarta.
Untuk mendapatkan harga yang kompetitif, biro-biro wisata tersebut menjalin kerja sama dengan pihak tujuan wisata, seperti pengelola Ancol. Sebaliknya, pihak pengelola obyek wisata juga menyediakan paket-paket khusus.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Sofia Cakti mengatakan, selama musim liburan, pihaknya menyediakan paket wisata khusus di Dunia Fantasi, dengan fasilitas jam buka lebih panjang dan pertunjukan Spiderman dari Australia. Tiketnya Rp 140.000 per orang untuk pengunjung biasa dan Rp 126.025 per orang untuk rombongan pelajar. (BSW/IND/DHF)
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/28/03311189/tinggal.duduk.manis

Post a Comment