Senin, 06 Juli 2009 | 10:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta - Gas alam cair (iquefied natural gas / LNG) Tangguh mulai diekspor ke terminal LNG POSCO di Gwangyang, Korea Selatan, Senin (6/7).
Pengiriman perdana gas itu memakai kapal Tangguh Foja dan menandakan beroperasinya proyek yang telah mendapat ijin dari pemerintah empat tahun lalu.
"Pengiriman perdana kargo LNG dari Tangguh ini diharapkan akan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen LNG di dunia, disamping juga sebagai salah satu sumber penambahan penerimaan negara," kata Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi R Priyono dalam siaran persnya.
Proyek LNG Tangguh, ia melanjutkan, merupakan salah satu proyek yang dinilai berhasil. Selain mampu menyerap tenaga lokal dan nasional hingga lebih dari 10 ribu pekerja di masa puncak proyek, penyelesaian proyek ini juga termasuk yang tepat waktu.
Nilai investasi proyek ini mencapai sekitar US$5 milyar. Presiden BP Indonesia William Lin, selaku kontraktor proyek, mengatakan pencapaian penting ini merupakan hasil langsung dari gabungan keahlian dan komitmen yang terpadu dari para karyawan, mitra kerja dan kontraktor Indonesia dan luar negeri.
"LNG Tangguh merupakan contoh gemilang dari apa yang dapat dicapai dengan perencanaan dan manajemen proyek yang ketat, dan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat setempat," kata Lin.
SORTA TOBING
http://www.tempointeraktif.com/hg/bisnis/2009/07/06/brk,20090706-185397,id.html

Post a Comment