Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Kantor PLN Ternate Dilempari Telur Busuk

Wednesday, 01 July 2009

Laporan: Ewin Syam

TERNATE - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Selasa (30/6) siang kemarin melakukan aksi demo di Kantor PLN Cabang Ternate. Demi itu terkait dengan pemadaman listrik yang sampai saat ini belum teratasi.

Dalam orasinya, para pengunjuk rasa ini mempertanyakan janji PLN termasuk dalam hearing dengan legislatif yang juga diikuti mahasiswa ketika itu. Janji PLN itu akan menuntaskan masalah pemadaman selama tujuh bulan sejak medio 2008 lalu. Kenyataannya, sudah lebih dari setahun janji mengatasi pemadaman dengan menyiapkan mesin sewea belum bisa diwujudkan."Kalau kita biarkan begini terus, kapan listrik bisa normal? Apa tunggu sampai semua alat elektronik masyarakat rusak semua?” salah seorang mahasiswa yang ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Selain berorasi, para pengunjuk rasa juga melempari kantor PLN dengan telur busuk.
Saat aksi mahasiswa berlangsung, sejumlah sopir mikrolet dan sejumlah warga yang melintas di kawasan itu juga men-support aksi mahasiswa tersebut.

Saat mahasiswa selesai unjuk rasa dan hendak pulang, sejumlah warga datang dan memberi dukungan kepada para pengunjuk rasa. "Harus demo pa dorang, jang cuma dorang bicara saja. Mereka (PLN) harus didemo, jangan cuma bicara saja," kata warga.

Koordinator aksi Yanto Hasan yang juga Ketua PMII, saat ditemui koran ini mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan pada pihak PLN yang berjanji mengatasi pemadaman namun belum bisa diwujudkan.

PLN sendiri, kata dia, mengatakan kini sudah memiliki dua unit mesin sewaan masing-masing berkekuatan 10 MW. Kenyataannya lampu tetap padam. "Saat hearing kemarin general manager PLN dan juga perwakilan dari pusat mengatakan pemadaman lampu di Kota Ternate tidak akan lama lagi. Kenyataannya sampai sekarang masih padam," ungkap Yanto seraya berjanji akan melakukan aksi yang lebih besar lagi kalau PLN masih tetap padam.

Sementara itu, Saiful, Humas PLN Cabang Ternate yang ditemui Malut Post mengatakan, pihak PLN memaklumi apa yang dilakukan mahasiswa dan keluhan warga soal pemadaman. Namun, dia menampik jika PLN dituding tinggal diam dan tidak transparasi. ”Itu salah. Selama ini kami sudah melakukan percepatan pembangunan mesin sewa untuk mengantisipasi pemadaman listrik yang diakibatkan kerusakan mesin di PLTD Kayu Merah. Hal itu sudah sering kita sampaikan lewat media massa agar masyarakat bisa bersabar,” tandasnya.

Soal janji PLN yang bisa atasi pemadaman dalam waktu 7 bulan sejak medio tahun lalu, Siaful mengakui sesuai kontrak PLN sudah bisa mengantisipasi pemadaman listrik pada bulan April 2009. Hanya saja, lahan untuk pembangunan mesin sewa sudah, izinnya baru diserahkan Pemkot Ternate kepada PLN pada Maret 2009 lalu. ”Sejak Maret itu, pembangunan untuk menempatkan mesin sewa dilakukan lokasinya tepat di samping PLTD Kayu Merah. "Jadi kalau dihitung PLN baru bisa mengoperasikan mesin sewa untuk mengantisipasi pemadaman listrik pada bulan Oktober mendatang" jelas Saiful.(*)

http://www.malutpost.com/
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts