Kamis, 16 Juli 2009 | 10:14 WIB
SUKADANA, KOMPAS.com - Kabupaten Lampung Timur mengalami krisis listrik sehingga pemadaman makin sering terjadi. "Dalam sepekan ini, aliran listrik sering padam, kondisi tersebut merata di wilayah Lampung Timur bahkan sampai di Kota Metro," kata salah seorang warga, Paiman (47) di Desa Nampirejo, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, Kamis.
Lebih lanjut, Paiman mengatakan, pemadaman listrik tersebut tidak biasanya terjadi dalam tiga hari secara beruntun. Selain itu, lisrik padam biasanya hanya satu kali sehari, namun kini terkadang 2-3 kali padam dalam sehari.
"Jika mati lampu, biasanya tidak beruntun seperti sekarang ini, malahan sekarang bisa 2-3 kali sehari listrik dipadamkan," katanya.
Ditambahkan dia, kalau terus-menerus mati lampu maka akan menghambat pembangunan juga, karena listrik merupakan kebutuhan masyarakat.
Warga lain, Suwardi (39) di Kecamatan Pekalongan Lampung Timur mengakui sangat terganggu jika sering listrik padam, karena usaha rental komputernya jadi terhambat. "Untuk mencari arus alternatif listrik dari PLN agak sulit, meski ada genset namun arusnya urang stabil untuk sejumlah barang elektronik," katanya.
Kepala Cabang PT (Persero) PLN Cabang Metro-Lampung Timur, Budi Pengestu, di Bandarlampung mengatakan, memang aliran listrik di wilayah Metro-Lampung Timur dilakukan pemadaman sementara karena di salah satu gardu di Kota Metro mengalami kerusakan.
Selain itu, pada musim kemarau terjadi penurunan daya listrik, sehingga untuk mengatur arus listrik agar tetap stabil maka dilakukan pemadaman listrik sementara secara bergilir.
ABI
Sumber : Ant
http://regional.kompas.com/read/xml/2009/07/16/10143533/Lampung.Timur.Krisis.Listrik

Post a Comment