Selasa, 7 Juli 2009 | 04:14 WIB
Jakarta, Kompas - PT Perusahaan Listrik Negara memperkirakan, listrik di sejumlah wilayah di luar Jawa masih dalam kondisi siaga dan defisit saat pelaksanaan pemilu presiden, 8 Juli. Untuk mengantisipasi kekurangan, PLN menyiagakan genset di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah ataupun kantor kepala daerah.
Adapun kondisi kelistrikan di sistem Jawa Bali, menurut Direktur Utama PT PLN Fahmi Mochtar, Senin (6/7) di Jakarta. masih normal. Bahkan, diperkirakan akan ada cadangan operasi 3.500 megawatt.
”Saat Pemilu, karena hari libur, beban listrik akan turun. Namun, kami akan tetap lihat titik-titik mana yang dibutuhkan antisipasi. Paling penting saat penghitungan suara,” kata Fahmi.
Ada lima sistem yang dalam keadaan siaga, yaitu sistem Sumatera bagian utara, Kendari, Maluku dan Maluku Utara, Kupang, serta Jayapura. Adapun yang dalam kondisi defisit, yaitu Sumatera bagian tengah, Barito, dan Lombok.
Selain menyiagakan mobile genset, PLN mengupayakan agar tidak terjadi pemadaman di wilayah konsumen listrik rumah tangga saat penghitungan suara. Pengurangan daya akan dilakukan di kawasan industri dan bisnis.
Selain kesiapan listrik, PT Pertamina juga memastikan pasokan bahan bakar minyak aman. Dirjen Migas Evita Legowo mengemukakan, stok BBM dan elpiji nasional rata-rata di atas 20 hari. Stok minyak tanah bahkan tersedia 45 hari karena kelebihan produksi kilang Pertamina.
Kredit Muara Tawar
Terkait menambah pasokan daya listrik, PT PLN sedang menunggu persetujuan dari Departemen Keuangan untuk fasilitas kredit ekspor pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Tawar.
Direktur Perencanaan PT PLN Bambang Praptono mengatakan, pihaknya siap menggelar lelang setelah kredit ekspor disetujui.
Proyek PLTGU Muara Tawar add on 1.200 MW diperkirakan menelan dana 1 miliar dollar AS. Proyek itu termasuk dalam proyek kelistrikan yang masuk dalam cetak biru Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.(DOT)
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/07/07/04143133/listrik.di.luar.jawa.defisit.dan.siaga

Post a Comment