Kamis, 16-07-09 | 00:52
950.000 KTP Akan Diputihkan
JAKARTA -- Kota Makassar kembali akan mencatat sejarah di pentas nasional. Daerah ini akan menjadi pilot project pemberlakuan single indentity number (SIN). Selain Makassar, ada tiga daerah lain yang menjadi pilot project program tersebut, yakni Padang, Yogyakarta, dan Denpasar.
Empat daerah yang menjadi lokasi ini dipilih Ditjen Administrasi Kependudukan (Adminduk) Depdagri karena data kependudukannya lebih siap.
Makassar misalnya, sejak 2006 sudah menerapkan sistem informasi administrasi kependudukan. "Kita minta kesiapan daerah untuk menjadi pilot project program ini. Nantinya, ini akan menjadi rujukan daerah-daerah lain," ujar Dirjen Adminduk Rasyid Saleh saat rapat bersama kepala daerah di kantornya, Jl Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Rabu 15 Juli.
Hadir langsung dalam pertemuan tersebut, Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin. Tiga daerah lainnya masing-masing dihadiri Wakil Walikotanya.
Dijelaskan, pemberlakuan identitas tunggal tersebut akan menjadi cikal bakal penerapan satu KTP secara nasional. Ini sejalan dengan UU No 23 tahun 2006 dan PP No 27 tahun 2007.
"Keppresnya juga sudah ke luar, sehingga perlu segera ditindaklanjuti dengan masing-masing warga akan memiliki satu KTP yang berlaku secara nasional," urainya. Jika program ini berhasil sampai Oktober 2009, maka akan diterapkan untuk 500 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Program tersebut ditargetkan rampung hingga 2011. Untuk program ini, Depdagri akan memberi bantuan pembiayaan dan sistem. Nantinya, semua KTP akan dilengkapi chips.
Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin usai pertemuan menyatakan siap menjalankan kepercayaan tersebut. Ia bahkan mengaku tidak akan banyak kesulitan. Sebab, Makassar sejak 2006 sudah menerapkan SIAK yang menjadi basis program SIN tersebut.
Menurut dia, Depdagri memang mengundang secara khusus pemkot yang ditunjuk jadi pilot project. Intinya untuk meminta komitmen dan kesiapan. "Ini adalah kepercayaan, kita siap jalankan," janji Ilham.
Sebagai tindak lanjut, kata Ilham, pemerintah segera melakukan pemutakhiran data kependudukan.
Data kependudukan yang ada juga dibersihkan kembali, sehingga benar-benar tidak ada masalah,
terkait data pribadinya. Sebab nantinya, begitu KTP tunggal itu diberlakukan, maka akan sangat banyak
informasi yang berkaitan. Termasuk untuk urusan di bank, asuransi, dan lain sebagainya.
Implikasinya, kata Ilham, semua KTP Makassar yang beredar saat ini akan diputihkan. Jadi, ada 950.000 KTP itu akan diganti dengan KTP yang baru. Sebab, itu tadi, harus datanya baru, sudah ada SIN, dan ada chips. (har)
http://www.fajar.co.id/index.php?option=news&id=64386

Post a Comment