Jumat, 24 Juli 2009 | 14:16 WIB
KOMPAS.com - Susu sangat dianjurkan untuk calon ibu yang sedang hamil karena akan menyempurnakan makanan yang dikonsumsi. Sayang, banyak calon bunda yang khawatir susu khusus ibu hamil akan membuat berat badan melonjak. Benarkah demikian?
Sebenarnya, berat badan yang melonjak merupakan konsekuensi logis yang harus dihadapi ibu hamil akibat tambahan janin, plasenta, dan air ketuban. Sebagai calon ibu, sudah pasti Anda juga dituntut untuk memperhatikan pola makan dengan gizi yang seimbang.
Dalam hal ini, susu dianggap memenuhi kebutuhan protein dan kalsium bagi ibu hamil dan menyusui. Selain itu di dalam susu juga terkandung kalori dari gula susu (laktosa), vitamin, dan mineral. Menurut dr.Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG dari RS. Cipto Mangunkusumo, susu diperlukan ibu hamil pada trisemester pertama dan kedua.
"Enam bulan pertama merupakan masa yang krusial karena itu periode pertumbuhan organ-organ penting janin," kata dokter yang biasa disapa Iwa ini.
Mengenai kegemukan menurut Iwa sebenarnya bersumber pada kalori yang diasup. "Hamil bukan berarti makan untuk dua porsi, tapi gizinya tepat dan seimbang," imbuhnya. Artinya, kalori tambahan memang dibutuhkan untuk ibu hamil, tapi hanya 100 hingga 300 tergantung berat badan sebelum hamil. Yang penting justru kelengkapan lainnya seperti, vitamin, mineral, serat.
"Kalau makanan utamanya sudah banyak dan ditambah minum susu, ya jelas akan gemuk," ujar dokter Iwa. Karena itu, daripada menghindari susu, dokter berkacamata ini menyarankan agar ibu hamil mengurangi asupan makanan manis. "Minum air es silakan saja, selama bukan es sirup atau yang manis-manis," jelasnya.
AN
http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/07/24/14165788/susu.hamil.bikin.gemuk.

Post a Comment