Juli 14, 2009 - 8:03
CILINCING (Pos Kota)-Sekitar 500 buruh kontrak perusahaan garmen PT Amos Indah Indonesia (AII) KBN Cakung yang dipindahkan ke PT Mollac melakukan aksi mogok kerja lantaran pihak manejemen dinilai diskriminatif dalam memperlakukan karyawan lama dan baru.
“Masa buruh yang lama aja yang dikasih uang makan sementara buruh pindahan tidak. Emangnya buruh baru robot,” kata Marwati satu pengunjuk rasa.
Selain itu mereka juga mempertanyakan kecilnya uang makan bagi buruh lainnya. Para buruh itu hanya diberi uang makan sehari Rp 2000 perhari.
“Duit dua ribu bisa beli apaan. Makan paling murah aja sudah Rp 5000,” kata Darmawati buruh lainnya.
Selain soal tidak diberikan uang makan mogok kerja juga lantaran mereka dipindahkan ke pabrik yang lebih jauh dari gerbang. Akibatnya untuk menuju tempat kerja mereka harus menggunakan ojek.
Para buruh mengaku terpaksa melakukan unjuk rasa untuk menuntut keadilan. Pasalnya di perusahaan yang lama yakni PT AII mereka tidak memiliki serikat pekerja.
Adanya pemindahan buruh dari PT AII ke PT Amoc lantaran PT AII tengah sepi order. Sementara di KBN berlaku dimana buruh yang perusahaannya tengah sepi order bisa dipindahkan sementara ke pabrik lain yang masih ramai order.
Sementara itu pihak perusahaan PT Amoc saat akan dikonfirmasi menolak memberi keterangan. Pihak keamanan mengatakan manjemen sedang sibuk rapat.
(faisal/sir)
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/07/14/tak-dapat-uang-makan-500-buruh-mogok

Post a Comment