Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

RSU Bandar Lampung Kekurangan Dokter

Sabtu, 26 Desember 2009

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Formasi dokter pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) 2009 yang dibuka Pemkot Bandar Lampung untuk Rumah Sakit Umum Bandar Lampung ternyata tak ada peminat. Namun, Pemkot tetap menargetkan RSU buka tahun 2010.

Solusinya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung mengajukan permohonoan surat perintah tugas (SPT) untuk memenuhi kebutuhan itu. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bandar Lampung Wayan Aryawati mengatakan tidak adanya peserta yang mengisi formasi dokter pada penerimaan CPNSD 2009 menyebabkan RSU Bandar Lampung kekurangan tenaga dokter.

Pada penerimaan CPNSD formasi dokter yang tidak terisi adalah dokter spesialis penyakit dalam, dokter bedah, dokter anak, dan dokter anastesi. Menurut Wayan, ketiadaan formasi dokter tersebut tidak menunda operasional RSU Bandar Lampung. Rumah sakit ini tetap beroperasi pada 2010. "Alat-alat rumah sakit sudah datang," kata Wayan, Rabu (23-12).

Selain mengajukan SPT ke Provinsi Lampung, Dinkes menunjuk beberapa dokter yang ada untuk bekerja di RSU Bandar Lampung. Namun, penunjukan tersebut harus ada SPT dari Dinas Kesehatan provinsi. Dalam UU Kedokteran, dokter boleh bertugas pada lebih dari tiga tempat. Namun, perlu ada SPT dari Dinkes Provinsi Lampung.

Menurut Wayan, Dinkes Bandar Lampung memiliki dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Ada beberapa dokter menjalankan pendidikan dan baru selesai pada 2011 dan 2012. Tenaga medis yang disekolahkan tersebut meliputi dokter spesialis penyakit dalam, dokter anastesi, dokter anak, dan dokter patologi klinik.

Ia menambahkan Dinkes juga menerima sejumlah perawat baru. Namun, jumlah yang ada masih kurang untuk mengisi kebutuhan RSU Bandar Lampung. Perawat akan dipenuhi secara bertahap.

Penegasan tentang tetap akan beroperasinya RSU Bandar Lampung disampaikan Wali Kota Bandar Lampung Eddy Sutrisno usai mengikuti sidang paripurna, Rabu (23-12). "Insya Allah Rumah sakit tetap beroperasi," kata Eddy.

Mengenai ada beberapa dokter yang tidak terisi dalam penerimaan CPNSD, Eddy menjelaskan mungkin perlu ada tunjangan khusus kepada dokter agar mau bekerja di RSU. Solusi yang ditawarkan Wali Kota adalah dengan mengontrak tenaga dokter yang ada. n MG2/R-3

http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2009122601301011
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts