Senin, 04-01-10 | 23:54
BANDA ACEH -- Pogram jemput bola dari pintu ke pintu petugas PT PLN (Perseor) Banda Aceh, akhir tahun lalu, membuahkan hasil. Fakta di lapangan, ternyata masih banyak yang menunggak rekening listrik. Dan ironisnya, pelanggan Banda Aceh merupakan paling besar menunggak rekening listrik.
Tak tangung-tangung, kata GM PLN Wilayah Aceh, Zulkifli, kepada koran ini, Minggu (3/1) di Hermes Falace Hotel Banda Aceh, dimana per Januari 2009, mencapai Rp 47 milliar setiap bulannya. Dari jumlah yang menunggak seluruh Aceh, maka Banda Aceh mencapai 40 persennya.
"Sementara itu, 20% dari keseluruhan pengguna jasa PLN di Banda Aceh, melakukan kriminalitas dengan mencuri aliran listrik," ujar Zulkifli. Zulkifli mengungkapkan, omset pendapatan PLN sebesar Rp 97 milliar per bulan. "Ya, kalau dihitung persentase dari penunggakan itu, maka Banda Aceh merupakan daerah tertinggi dalam kasus penunggakan di Indonesia," katanya.
Ia tidak menampik, pemerintah termasuk di dalam yang 40 persen itu, namun, pihak pemerintah akan membayarnya, tetapi terlambat dengan alasan belum ketuk palu. Menurutnya, permasalahan tersebut terjadi, disebabkan minimnya keinginan masyarakat setempat, melunasi iuran rekening listrik di setiap bulannya.
Selain itu, ujarnya, pengguna jasa listrik di Banda Aceh juga banyak melakukan pencurian arus listrik, hal ini terungkap ketika petugas PLN melakukan pengecekan door to door.
Diungkapkannya, program dari pintu ke pintu dengan mengecek meteran konsumen, sekaligus membawa mobil pembayaran secara online beberapa minggu lalu, membuat warga yang dulunya 'ogah-ogahan' membayar tekening listrik, menjadi tersadarkan dan takut dipotong aliran listrik ke rumah mereka.
Untuk mengubah prilaku masyarakat dari tidak mau membayar tepat waktu menjadi tepat waktu, pihaknya akan terus turun ke lapangan alias jemput bola. "Hingga awal Januari, penunggakan sudah mencapai Rp 19 miliar. Ini merupakan langkah maju terhadap kesadaran masyarakat," lanjutnya. (ian)
http://www.fajar.co.id/index.php?option=news&id=77974

Post a Comment