5 Januari 2010, 10:19
REDELONG - Harga komoditas pertanian di Kabupaten Bener Meriah tak kunjung membaik dan telah bertahan selama satu bulan terakhir. Dikhawatirkan, kondisi ini akan berdampak buruk pada perekonomian masyarakat petani setempat. “Sudah sebulan ini harga anjlok. Masyarakat (petani) kelimpungan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari,” kata petani di Kampung Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, Sahri, kepada Serambi, Minggu (3/1).
Kol dikatakan masih tetap bertahan Rp 200 per kilogram, padahal harga normalnya Rp 800. Harga jual kentang Rp 2.500 per kilo turun dari harga sebelumnya Rp 3.500, dan wortel dari Rp 2.500 turun menjadi Rp 2.000 per kilo. Sedangkan harga cabai rawit (caplak) bertahan di level Rp 9.000 per kilogram dar sebelumnya Rp 6.000. “Harga ini merupakan harga penjualan petani kepada pembeli luar daerah. Harga ini telah bertahan sejak sebulan terakhir,” sebut Sahri.(c31)
http://www.serambinews.com/news/view/21074/harga-komoditas-tak-kunjung-membaik

Post a Comment