Rabu, 15 Juli 2009 08:23 WIB
Metrotvnews.com, Pekanbaru: Listrik padam dan kabut asap pekat hingga memenuhi ruangan rumah, Rabu (15/7) pagi, membuat warga Pekanbaru, Kepulauan Riau, tersiksa. Selain kegerahan karena tidak dapat menghidupkan penyejuk udara, udara juga berbau asap.
"Kami benar-benar tersiksa. Listrik mati, rumah penuh pula kabut asap dan bau. Entah di mana dapat menghirup udara segar," uja Siska (40) seorang warga di perumahan Kuantan Jaya, Kelurahan Sekip, Pekanbaru.
Ia mengatakan, udara saat pagi hari sangat buruk. Selain jarak pandang tidak jelas, udara juga berbau asap dari kebakaran semak belukar. "Saat mengantar anak ke sekolah, jalan tidak terlihat jelas karena kabut asap. Pulang ke rumah listrik padam, udara menjadi panas dan bau asap," katanya.
Perasaan tersiksa karena istrik padam dan udara kotor juga dialami Manila Hayati (34), warga perumahan Kuantan Jaya yang sedang hamil tujuh bulan. Ia mengaku, napasnya makin sesak karena udara berkabut asap dan amat gerah karena tidak dapat menghidupkan penyejuk udara akibat listrik padam.
Dalam sepekan terakhir listrik di Ibu Kota Provinsi Riau pemadamannya makin parah karena dalam satu hari terjadi delapan kali pemadaman dengan durasi yang lama. Tiga jam listrik padam dan tiga jam pula listrik hidup.
Akibat matinya listrik tersebut aktivitas warga terganggu. Mereka tidak dapat mempergunakan mesin cuci dan menyetrika pakaian, begitu juga pekerjaan rumah tangga lainnya. Bahkan warung-warung yang menyediakan kebutuan harian juga tidak dapat menyediakan kelapa parut karena listrik padam.
Sementara itu kabut asap tidak hanya memenuhi ruangan rumah, tetapi juga di luar rumah yang membuat jarak pandang sangat terbatas. Kebakaran semak belukar di lahan-lahan kosong yang terdapat di Kota Pekanbaru makin memperparah kondisi udara kota tersebut yang sejak dua bulan terakhir tertutup kabut asap.(Ant/DOR)
http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/744/15/7/2009/Listrik-Padam-dan-Asap-Sengsaraka

Post a Comment