Juli 7, 2009 - 13:56
JAKARTA (Pos Kota) – Dinas Pendidikan DKI Jakarta menetapkan tahun ajaran baru mulai dilaksankan Senin 13 Juli . Namun, sebelum menempuh kegiatan belajar mengajar (KBM), khusus untuk calon siswa tingkat SMP dan SMA/SMK akan menjalani Masa Orientasi Sekolah (MOS) selama tiga hari berturut-turut.
Diterangkan Kamalludin, Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selama proses MOS berlangsung tidak perbolehkan melakukan kegiatan yang bersifat kekerasan baik fisik maupun mental. “Jika itu terjadi,laporkan ke kepala sekolah ataupun langsung ke sudin di lima wilayah masing-masing,” ujar Kamalludin yang juga menjabat Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI itu.
Lebih lanjut, Kamalludin mengetakan bahwa MOS tersebut tersebut seyogyanya bersifat menarik, menyenangkan dan murah meriah. Tidak ada alasan apapun untuk melakukan pungutan terkait pelaksanaan MOS, tambahnya.
Pelaksanaan MOS akan dibuka secara simbolis oleh Gubernur DKi, Fauzi Bowo, di sekolah unggulan MH.Thamrin. Cipayung, Jakarta Timur. Di sekolah tersebut nantinya seluruh perwakilan sekolah akan diberikan arahan terkait pelaksanaan MOS . “Bagaimanapun perpeloncoan tidak dibenarkan dalam dunia pendidikan,” tegas Kamalludin yang dihubungi, Selasa (7/7).
Mengenai angku kosong yang tidak terisi lantaran sang siswa tidak lapor diri, dikatakan Kamalludin, kesempatan tersebut akan diperebutkan oleh siswa pada PPDB tahap II yang dibuka 9/10 Juli 2009 mendatang.
Namun jika kuota tersebut tetap tidak terpenuhi, dikatakannya kondisi tersebut akan dibiarkan hingga 6 bulan mendatang hingga proses PPDB tahun ajaran berikutnya berlangsung.
Ditanyai mengenai adanya kemungkinan pemanfaatan kondisi itu dengan melakukan penjualan bangku kosong, Kamalludin menjamin hal itu tidak akan terjadi. Pasalnya tim pengawasan yang terdiri dari unsure Dinas dan Sudin Pendidikan akan terus melakukan pengawasan hingga 6 bulan ke depan. “Saya jamin penjualan bangku kosong tidak akan terjadi,” sambungnya.(guruh/B)
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/07/07/mos-tak-boleh-ada-kekerasan

Post a Comment