Sel, Jul 14, 2009
Semarang (Berita): Rumah Sakit (RS) yang ada di Kota Semarang diwajibkan memiliki ruang isolasi khusus untuk perawatan pasien flu babi (H1N1).
“Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh rumah sakit di Kota Semarang baik swasta maupun negeri agar punya ruang isolasi, kalau tidak punya harus cepat membangun karena virus H1N1 sudah menyebar kemana-mana tak terkecuali di Semarang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Tatik Suyarti, di Semarang, Selasa [14/07].
Dia mengatakan, ruang isolasi ini adalah cara penyembuhan efektif agar virus flu babi tidak tersebar kemana-mana. Menurut dia, penyebaran virus H1N1 menyebabkan terjadinya flu babi lebih cepat menular dari pada virus yang menyebabkan penyakit flu lain, sehingg orang yang mendampingi penderita flu babi juga rawan tertular.
“Seperti yang terjadi di Rumah Sakit dr. Kariadi Semarang 13 Juli 2009 lalu, ada keluarga yang mendampingi pasien yang terkena Flu Babi, ternyata lambat laun juga tertular,” katanya.
Ia mengatakan, pengobatan efektif bagi penderita flu babi, selain diberi tablet tamiflu secara rutin, juga pasien diisolasikan ke ruangan yang jauh dari kerumanan orang atau pasien penderita penyakit lain.
Dinkes Kota Semarang juga akan menyumbangkan alat pelindung diri (APD) untuk para dokter yang merawat penderita flu babi agar tidak ikut ketularan. “Alat tersebut digunakan hanya satu kali pakai, kalau digunakan dikhawatirkan ada virus yang menempel,” katanya. Selain itu Dinkes Kota Semarang juga telah mendistribusikan 5.030 tablet tamiflu ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Semarang untuk mengantisipasi penyebaran virus flu babi (H1N1). “Sekitar 3.000 dokter praktek swasta dan bidan di klinik-klinik yang ada di Kota Semarang juga sudah saya beri surat Edaran (SE) untuk mengantisipasi adanya virus itu,” katanya. Ia mengimbau, bila ada masyarakat yang terkena gejala “suspect” flu babi diharapkan langsung berobat ke puskesmas terdekat.
Menurut dia, gejala yang biasanya timbul adalah demam, panas suhu badan mencapai 38 derajat Celcius, flu, batuk dan pilek. “Saya minta kepada masyarakat untuk selalu berperilaku hidup sehat agar dijauhkan dari segala penyakit,” katanya. ( ant )
http://beritasore.com/2009/07/14/rs-wajib-miliki-ruang-isolasi-pasien-h1ni/

Post a Comment