Rabu, 29 Juli 2009 | 11:44 WIB
Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Transjakarta mengusulkan penghapusan tarif busway pagi. Tarif pagi sebesar Rp 2.000 diusulkan sama dengan tarif biasa atau normal, yaitu Rp 3.500.
"Kami sudah dua kali mengirim surat ke Dishub (Dinas Perhubungan) terkait usulan penghapusan tarif itu," kata Kepala BLUD Transjakarta, Daryati Asrining Rini, di Jakarta, Selasa (28/7).
Usulan penghapusan tarif pagi yang berlaku pukul 05.00-07.00 itu untuk menaikkan penghasilan BLUD sehingga bisa mengurangi subsidi dari APBD. "Kalau dihilangkan, penghasilan BLU berpotensi naik Rp 180 miliar," ujar Rini.
Nilai itu berdasarkan perkiraan jumlah penumpang pagi hari yang, menurut Rini, hampir sama dengan jumlah penumpang pada malam hari (pukul 19.00-22.00).
Anggota Komisi B DPRD DKI Rahmadsyah menyetujui usulan tersebut. "Kami juga sudah mengusulkan tarif Rp 2.000 dihapus karena dulu cuma pancingan agar masyarakat tertarik naik busway," ujarnya.
Ia menilai, sekarang, setelah busway diterima masyarakat sebagai moda transportasi umum, tarif itu dapat dihapuskan. (Ant/luc)
http://www.wartakota.co.id/read/layananumum/8527

Post a Comment