Gerakan Konsumen Indonesia
The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing. (Kejahatan hanya bisa terjadi ketika orang baik tidak berbuat apa-apa). ---Edmund Burke

Listrik Sering Padam Warga Mengeluh

11 September 2009, 09:10

TAPAKTUAN - Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan yang melanda sebagian wilayah Aceh Selatan semakin meresahkan. Listrik mati saat berbuka puasa, sahur dan salat tarawih. Sejumlah warga yang tinggal di wilayah timur Kabupaten Aceh Selatan, kecewa pada PLN yang sering mematikan listrik secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan. Anhar (27) warga Kuta Fajar, Kecamatan Kluet Utara, kepada Serambi, Kamis (10/9), pemadaman listrik secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya sering terjadi di wilayah itu terutama selama bulan Ramadan 1430 Hijriah. “Kalaupun nyala, tapi tidak stabil,” katanya.

Selain dapat mengganggu orang beribadah, pemadaman listrik hingga 10 kali dalan sehari yang sudah berlangsung sebelum puasa itu juga telah mengakibatkan omzet pemeilik usaha yang bergantung pada listrik menurun. Bukan itu saja, sejumlah pesawat televise, kulkas dan alat elektronik lainnya milik warga juga hancur.

Menurutnya, pemadaman listrik tidak hanya terjadi di Kuta Fajar tapi melanda ratusan desa di Kecamatan Pasie Raja, Kluet Utara, Kluet Selatan, Kluet Tengah, Kluet Timur, Bakongan, Bakongan Timur, Trumon, dan Kecamatan Trumon Timur. Anhar mengaku sudah penah mempertanyakan masalah ini pada Kepala PLN Kuta Fajar dan ke PLN di Banda Aceh. Mereka hanya memberikan harapan akan segera ditanggulangi tapi kenyataannya hingga kini belum ada realisasinya. Buktinya, pemadaman listrik di wilayah itu hingga kini masih berlanjut dan belum tahu kapan berakhirnya. “Kalau memang listrik wilayah itu pasokan dari PLN Medan, kenapa lampu jalan di Kota Subulusalam bisa terang benderang,” katanya.

Hal yang sama dibenarkan oleh Camat Pasie Raja, H Rustam dan Camat Trumo Timur H Lahmuddin. Keduanya mengaku bahwa listrik di daerahnya sering padam hingga 10 kali dalam sehari. Kondisi ini ujarnya telah mengakibatkan aktifitas masyarakat yang beribadah shalat taraweh ke masji dan mushallah dilakukan dalam keadaan tanpa penerangan yang cukup. Bahkan ada yang hanya menggunakan alat penerangan lilin. Masyarakat berharap, kondisi listrik dapat secepatnya pulih. Karena, mereka sangat kesulitan dengan kondisi gelap gulita seperti sekarang. “Kami berharap PLN dapat memulihkan kondisi ini secepatnya. Jangan hanya tahu terima tagihan rekening setiap bulan,” ujar Rustam.

Terkait masalah ini, Kapala PLN Ranting Kuta Fajar, Asbul yang dihubungi secara terpisah membenarkan dalam beberapa bulan terakhir pasokan listrik sering terganggu. Kondisi ini disebabkan, selain mesin pebangkit listrik PLN Kuta Fajar yang tidak mampu mensuplai arus ke pelosok-pelosok karena terbatasnya mesin pembangkit, karena yang tersedia hanya dua unit. Juga disebabkan karena arus listrik yang umumnya dipasok dari PLN Medan itu sering mengalami gangguan alam.(az)

http://www.serambinews.com/news/listrik-sering-padam-warga-mengeluh
0 comments:

Post a Comment

Selamat Datang

Blog ini diproyeksikan untuk menjadi media informasi dan database gerakan konsumen Indonesia. Feed-back dari para pengunjung blog sangat diharapkan. Terima kasih.

Followers


Labels

Visitors

You Say...

Recent Posts