Monday, 02 November 2009 17:09
MANADO-Pemadaman listrik di daerah ini makin parah. Tak hanya rumah warga yang gelap gulita, sejumlah sarana vital juga terkena giliran pemadaman. Dikhawatirkan hal ini akan melumpuhkan aktivitas di Kota Manado.
Pantauan wartawan koran ini tadi malam, Rumah Sakit Umum Prof RD Kandou seperti dalam kondisi perang. Selain gelap gulita, sebagian peralatan medis tidak bisa difungsikan.
Namun pihak rumah sakit berusaha menggunakan genset di sebagian ruangan. Seperti di Unit Gawat Darurat (UGD), Intensive Care Unit (ICU), Intensive Coronary Care Unit (ICCU), ruang bedah, Irina D untuk bayi , Irina E untuk anak, serta irina lainnya. Tetapi genset itu juga menurut pihak rumah sakit tidak akan bertahan sampai pagi.
Untuk jalan di gang sepanjang rumah sakit, terjadi pemadaman. Begitu juga di ruangan lainnya yang tidak digunakan pada malam hari seperti perkantoran dan poli, kondisinya gelap gulita. Hanya saja, di Irina F untuk penderita mata dan jantung, lampunya padam. Mereka menggunakan lilin sebagai penerang di ruangan tersebut. Mulai dari ruang perawat sampai ruangan tempat peristirahatan pasien.
Brayen, seorang penjaga pasien menjelaskan, terjadi pemadaman lampu sekitar pukul 21.15 Wita. Saat itu, anaknya sedang berada di ICU Irina E (khusus anak). “Saya panik sebab anak saya berada di ICU, dan alat bantu yang digunakan menggunakan listrik. Sekitar 15 menit padam, saya sempat khawatir. Kenapa ya di tempat seperti ini harus ada pemadaman lampu,” ungkapnya.
Hal senada dikeluhkan Putri yang berada di ruangan bersalin. “Tadi sempat mati lampu, namun hanya beberapa saat dan langsung menyala. Untunglah belum persalinan, kalau sementara bersalin saya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan ibu saya,’’ ungkap Putri yang menunggui persalinan ibunya.
Berbeda dengan Altje yang menjaga suaminya penderita jantung di Irina F. “Terpaksa saya menggunakan lilin. Tadi ada perawat yang datang ke sini, dan mengatakan petugas yang menjaga genset di ruangan tersebut belum ada. Jadi lampu belum bisa dinyalakan,” katanya.
Humas Rumah Sakit Deitje Londa mengungkapkan, pemadaman lampu memang sering dialami rumah sakit. Namun untuk ruangan yang intensif seperti ICU, ICCU, bedah dan ruangan lainnya, tersedia genset untuk menyuplai listrik. “Bila ada pemadaman beberapa saat, itu karena peralihan untuk menggunakan genset agar lampu menyala,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk lebih efisien penggunaan lampu dengan bantuan genset, ruangan yang tidak ada penghuninya sengaja tidak dinyalakan lampunya. Dengan demikian ruangan yang terdapat pasien tidak akan kegelapan dan bisa beraktivitas. (cia)
http://www.mdopost.com/

Post a Comment